Yuniastini
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.15895658Keywords:
YuniastiniAbstract
Permasalahan gizi merupakan isu kesehatan utama di seluruh dunia. Pada tahun 2022, sebanyak 148,1 juta (22,3%) anak di bawah usia 5 tahun mengalami stunting, 45 juta terlalu kurus untuk tinggi badan mereka (wasting) dan 37 juta terlalu berat untuk tinggi badan mereka (kelebihan berat badan). Stunting menjadi permasalahan global. Masalah ini bukan hanya tentang banyaknya anak dengan pertumbuhan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia, tetapi juga mencerminkan kurangnya akses terhadap gizi, kesehatan, dan kesejahteraan yang memadai. Selain menjadi menjadi isu kesehatan individu, stunting mempunyai dampak luas pada perkembangan kognitif, produktivitas ekonomi, dan kualitas hidup generasi mendatang. Anak dengan stunting memiliki kecenderungan perkembangan otak yang lebih lambat, yang akan memengaruhi kemampuan belajar dan kecerdasan mereka di masa depan. Keterbatasan fisik dan kognitif dapat menyebabkan anak tidak menyelesaikan pendidikan mereka.
