Hubungan Antara Pemberian Mp Asi dengan Stunting

Authors

  • Hildagardis Meliyani Erista Nai, S.KM.,M.P.H Stikes Panti Rapih Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/nnj7zt25

Keywords:

Definisi stunting, Standar pertumbuhan WHO, Gangguan pertumbuhan linier

Abstract

Stunting didefinisikan sebagai panjang atau tinggi badan menurut umur yang berada di
bawah -2 standar deviasi (SD) dari median standar pertumbuhan WHO (World Health
Organization, 2006). Stunting adalah kondisi yang menggambarkan seorang anak yang lebih pendek dibandingkan anak lain pada umur dan jenis kelamin yang sama. Stunting merefleksikan kegagalan proses mencapai potensi pertumbuhan linear sebagai akibat dari kondisi kesehatan dan gizi yang tidak optimal. Anak usia 0-60 bulan dengan panjang badan atau tinggi badan menurut umur (PB/U atau TB/U) <-3 SD dikategorikan sangat pendek (severely stunted) dan pendek (stunted) untuk -3 SD - <-2 SD (Kementerian Kesehatan RI, 2020). Stunting merupakan sindrom yang menunjukkan terjadi kegagalan pertumbuhan linier dengan adanya berbagai kelainan patologis yang terkait dengan peningkatan kesakitan dan kematian, potensi pertumbuhan fisik hilang, penurunan fungsi perkembangan saraf dan kognitif, serta peningkatan risiko penyakit kronis di masa dewasa (de Onis & Branca,
2016).

Downloads

Published

2026-05-13

Issue

Section

Articles