Pijat Tui Na (Tuina) sebagai Terapi Komplementer untuk Kesehatan Anak dan Pencegahan Stunting
DOI:
https://doi.org/10.5281/vhfppx45Keywords:
Stunting, Kesehatan Masyarakat, Keterlambatan PerkembanganAbstract
Stunting merupakan salah satu persoalan kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan di Indonesia, khususnya pada kelompok balita. Kondisi ini menggambarkan kegagalan pertumbuhan anak secara optimal akibat malnutrisi kronis, infeksi berulang, maupun kurangnya stimulasi perkembangan sejak periode awal kehidupan. Stunting bukan sekadar permasalahan tinggi badan di bawah standar, melainkan kondisi yang berdampak pada perkembangan kognitif, motorik, perilaku, hingga kualitas hidup anak di masa depan.
Secara epidemiologis, prevalensi stunting menjadi indikator penting yang mencerminkan kualitas kesehatan generasi suatu bangsa. Anak yang mengalami stunting berisiko mengalami keterlambatan perkembangan, rendahnya kemampuan akademik, peningkatan risiko penyakit kronis pada usia dewasa, serta berkurangnya produktivitas kerja. Oleh karena itu, penanganan stunting bukan hanya persoalan medis, tetapi berkaitan erat dengan faktor sosial, ekonomi, dan pola pengasuhan keluarga.
