Pendekatan Terpadu Gizi dan Kesehatan Gigi dalam Penanggulangan Stunting pada Anak: Suatu Kajian Literatur
DOI:
https://doi.org/10.5281/yfr3y654Keywords:
Stunting, Gizi Kronis, PertumbuhanAbstract
Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian global, termasuk di Indonesia. Anak yang mengalami stunting memiliki tinggi badan yang tidak sesuai untuk usianya akibat kekurangan gizi kronis. Dampak stunting tidak hanya terbatas pada pertumbuhan fisik, tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif, kemampuan belajar, dan produktivitas di masa depan. Tingginya prevalensi stunting pada anak balita menunjukkan perlunya intervensi yang komprehensif dan berbasis bukti (Isabella & Widodorini, 2023). Stunting atau kondisi anak memiliki tinggi badan yang tidak sesuai untuk usia merupakan indikator kekurangan gizi kronis yang terus menjadi tantangan kesehatan masyarakat di banyak negara. Menurut World Health Organization (WHO) dan laporan nasional Indonesia, prevalensi stunting tetap tinggi dan berdampak tidak hanya pada pertumbuhan fisik tetapi juga pada perkembangan kognitif dan produktivitas masa depan anak-anak (Isabella & Frisca, 2023). Hal ini menunjukkan bahwa stunting bukan sekadar isu tinggi-tinggi badan tetapi berimplikasi luas terhadap kualitas hidup.
