Pencegahan Stunting Bagi Remaja Putri

Authors

  • Fitri Romadonika Institut Kesehatan Yarsi Mataram Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/k542e610

Keywords:

Stunting, Remaja, Kesehatan Masyarakat

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Kondisi ini ditandai dengan terhambatnya pertumbuhan tinggi badan akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, serta kurangnya stimulasi yang memadai sejak usia dini. Selama ini, perhatian terhadap stunting lebih banyak difokuskan pada balita. Namun, masa remaja sesungguhnya adalah periode kritis yang tidak boleh diabaikan. Remaja adalah calon orang tua, sehingga status gizi mereka akan sangat menentukan kualitas generasi berikutnya. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menunjukkan penurunan angka stunting yang cukup signifikan, dari 30,8% pada tahun 2018 menjadi 19,8% pada tahun 2024. Meski demikian, angka tersebut masih jauh dari target nasional yang ditetapkan sebesar 14,2% pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan harus terus diperkuat, termasuk melalui intervensi yang menyasar kelompok remaja. Program-program seperti “Remaja Peduli Gizi” di sekolah mulai digerakkan, dengan fokus pada edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan, serta kampanye pola makan sehat.

Downloads

Published

2025-11-27

Issue

Section

Articles