Peran Asam Amino Triptofan pada Kejadian Stunting
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.15895035Keywords:
Asam Amino, Stunting, Masalah GiziAbstract
Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang menyebabkan terhambatnya pertumbuhan anak, terutama terlihat pada tinggi badan yang lebih rendah dari standar usianya (Achadi & dkk, 2020; WHO, 2014b). Prevalensi stunting secara global mencapai sekitar 22% pada anak di bawah lima tahun menurut data United Nations Children's Fund (UNICEF) pada tahun 2023 (UNICEF, 2023). Kondisi ini tidak hanya berpengaruh pada aspek fisik saja, melainkan juga berdampak negatif terhadap perkembangan kognitif dan produktivitas ekonomi jangka panjang individu dan masyarakat (WHO, 2014a).Anak stunting mengalami defisiensi gizi makro dan mikro, yang memengaruhi kadar triptofan dalam tubuh. Peran asam amino esensial triptofan (Trp) semakin diminati dalam kaitannya dengan ilmu gizi dan diet. Triptofan yang rendah dapat membatasi sintesis protein tubuh yang diperlukan untuk pertumbuhan jaringan, termasuk tulang; mengganggu metabolisme energi dan aktivitas hormonal yang mendukung pertumbuhan anak (Gazi et al., 2021).
