Manajemen Konflik di Tempat Kerja: Komunikasi Asertif, Negosiasi, dan Pencegahan Bullying
DOI:
https://doi.org/10.5281/x6a4qy86Keywords:
Manajemen konflik, Komunikasi asertif, Pencegahan bullyingAbstract
Kondisi terkini menunjukkan bahwa banyak organisasi mulai menekankan pentingnya komunikasi interpersonal yang efektif dan strategi negosiasi adaptif dalam mengelola konflik. Penelitian di berbagai sektor industri, seperti industri kuliner dan perhotelan, membuktikan bahwa komunikasi yang terbuka dan asertif meningkatkan kolaborasi, mengurangi kesalahpahaman, dan membantu penyelesaian konflik secara konstruktif (Nuryanto & Maldin, 2025; Ramadhan et al., 2025). Selain itu, penerapan strategi negosiasi berbasis integratif memungkinkan tercapainya solusi win-win, yang tidak hanya menyelesaikan masalah secara praktis tetapi juga memperkuat hubungan kerja antar karyawan (Marlina & Suwandi, 2025). Di sisi lain, perilaku bullying tetap menjadi isu serius di banyak organisasi karena dampaknya terhadap kesehatan psikologis dan motivasi kerja karyawan (Silviandari, 2018).
