Pengembangan Kompetensi dan Etika Profesional Perawat dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Keperawatan

Authors

  • Eny Susyanti M. Kep Optimal Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/ycrw0s45

Keywords:

Pelayanan, Peningkatan , kompetensi

Abstract

Kompetensi perawat dibangun di atas tiga pilar Knowledge–Skills–Attitudes (K–S–A). 
Pada ranah pengetahuan, perawat memahami pathofisiologi penyakit, farmakologi klinik 
(mekanisme, dosis, interaksi, efek samping), dan prinsip EBP (merumuskan pertanyaan 
PICOT, menelusur, mengapprasial bukti, serta mengadaptasi ke konteks lokal). 
Pengetahuan ini bukan menara gading ia hidup dalam keputusan harian: memilih rute obat 
yang tepat, menilai hasil laboratorium, atau menentukan waktu eskalasi klinik. Ranah 
keterampilan mencakup prosedur teknis (pemasangan infus, perawatan luka, manajemen 
airway sederhana) beserta keterampilan nonteknis: komunikasi klinik (mis. SBAR, teach
back), koordinasi tim, prioritisasi, dan penggunaan teknologi (EMR, alat pemantau, aplikasi mHealth). Sementara sikap profesional menjadi perekat: caring yang tampak dari kehadiran 
empatik, akuntabilitas melalui dokumentasi transparan dan kesiapan dievaluasi, serta 
keadilan dalam alokasi perhatian dan sumber daya tanpa diskriminasi. Di sinilah etika dan 
mutu bertemu tanpa sikap profesional, pengetahuan dan keterampilan tidak akan 
melahirkan kepercayaan pasien. 

Downloads

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pengembangan Kompetensi dan Etika Profesional Perawat dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Keperawatan. (2025). Book Chapter of Professionality in Nursing, 2(1). https://doi.org/10.5281/ycrw0s45