Promosi Air Susu Ibu Eksklusif dan Dukungan Menyusui bagi Ibu Bekerja
DOI:
https://doi.org/10.5281/g278vt62Keywords:
Air Susu Ibu, ASI Eksklusif, Dukungan Menyusui.Abstract
Menyusui merupakan intervensi kesehatan masyarakat yang memberi manfaat langsung dan jangka panjang bagi bayi, ibu, keluarga, serta masyarakat. Air susu ibu (ASI) menyediakan zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan bayi dan mengandung komponen bioaktif yang mendukung maturasi saluran cerna, perkembangan sistem imun, serta pertumbuhan otak. Bagi ibu, menyusui berkaitan dengan pemulihan pascapersalinan dan penurunan risiko beberapa penyakit tidak menular di kemudian hari (American Academy of Pediatrics [AAP], 2022; World Health Organization [WHO], 2025).
WHO dan UNICEF merekomendasikan inisiasi menyusu dini, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama, dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI yang adekuat sejak usia enam bulan sambil meneruskan menyusui sampai usia dua tahun atau lebih. Agenda gizi global terbaru menetapkan sasaran agar sedikitnya 60% bayi berusia kurang dari enam bulan menerima ASI eksklusif pada tahun 2030. Secara global, proporsinya diperkirakan mencapai 48% pada 2024, sehingga percepatan dukungan masih diperlukan (WHO & UNICEF, 2025).
