Dukungan Keluarga dalam Kehamilan, Persalinan, dan Masa Nifas
DOI:
https://doi.org/10.5281/06gyzz06Keywords:
Kesehatan Ibu, Angka Kematian Ibu, Dukungan KeluargaAbstract
Kesehatan ibu merupakan salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan kesehatan suatu negara. Kesehatan ibu tidak hanya mencakup kondisi fisik selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas, tetapi juga meliputi kesejahteraan psikologis, sosial, dan emosional yang memengaruhi kualitas hidup ibu serta tumbuh kembang bayi. Meskipun berbagai kemajuan telah dicapai dalam pelayanan kesehatan maternal, angka kematian ibu (AKI) dan angka kesakitan ibu masih menjadi tantangan besar di berbagai negara, khususnya di negara berpenghasilan rendah dan menengah (Mangiaterra et al., 2023).
Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 287.000 perempuan meninggal akibat komplikasi kehamilan dan persalinan pada tahun 2020, atau setara dengan sekitar 223 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup (WHO, 2023). Sebagian besar kematian tersebut sebenarnya dapat dicegah melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas, deteksi dini komplikasi, serta keterlibatan keluarga dalam mendukung pengambilan keputusan dan pemanfaatan pelayanan kesehatan maternal (Mangiaterra et al., 2023). Kondisi ini menunjukkan bahwa keberhasilan upaya penurunan AKI tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga pada lingkungan keluarga yang mampu memberikan dukungan secara optimal.
