Perawatan Kehamilan pada Remaja dan Usia ≥ 35 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.5281/n7caq216Abstract
Usia reproduksi merupakan rentang usia di mana perempuan secara biologis memiliki kemampuan optimal untuk mengalami kehamilan dan persalinan dengan risiko minimal. Secara umum, usia reproduksi sehat berada pada rentang 20–35 tahun, di mana sistem reproduksi, hormonal, dan organ-organ penunjang kehamilan berada pada kondisi paling stabil. Pada rentang usia ini, tubuh perempuan dinilai memiliki kapasitas adaptasi fisiologis yang lebih baik terhadap perubahan selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Kesiapan kehamilan tidak hanya ditentukan oleh faktor biologis, tetapi juga mencakup aspek psikologis, sosial, dan ekonomi. Kesiapan biologis meliputi kematangan organ reproduksi, keseimbangan hormonal, status gizi yang adekuat, serta ketiadaan atau terkendalinya penyakit penyerta. Dari aspek psikologis, kesiapan kehamilan berkaitan dengan kematangan emosional, kemampuan mengelola stres, serta kesiapan menerima peran sebagai ibu. Sementara itu, kesiapan sosial dan ekonomi mencakup dukungan keluarga, stabilitas hubungan, akses terhadap pelayanan kesehatan, serta kemampuan memenuhi kebutuhan dasar selama kehamilan.
