EFEK PEMBERIAN MINUMAN DINGIN TERHADAP SENSASI MUAL MUNTAH SETELAH KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA

Authors

  • Dimas Ning Pangesti STIKES Baitul Hikmah Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.15904179

Keywords:

muntah, kemoterapi, kanker, payudara, dingin

Abstract

Keparahan gejala-gejala lain, yang sering kali berkaitan, (So. W. K. et al. 2021). Kanker payudara menempati posisi pertama untuk jumlah kasus baru penyakit kanker, (Hero, K. S. 2021). Jumlah kasus baru di dunia akibat kanker payudara sampai dengan tahun 2020 mencapai 19,2 juta jiwa. Sedangkan pada jumlah kematian akibat kanker tahun 2020 di dunia mencapai 9,9 juta jiwa, (Ferlay J, et al. 2020). Pengendalian sensasi mual muntah hal terpenting dalam pengobatan pasien dengan penyakit kanker. Mual muntah akibat kemoterapi merupakan salah satu efek samping akut pengobatan kanker yang paling umum dan menyusahkan. Kasus ini terjadi pada 80% pasien dan dapat mempunyai dampak yang signifikan terhadap kualitas hidup pasien, (Wickham R. 2012). Kemoterapi merupakan salah satu terapi dengan berbagai obat-obatan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, meskipun pengobatan ini terbilang sangat efektif, pasien tetap membutuhkan terapi efek samping yang dapat terjadi setelah menjalani kemoterapi, (Journal of Nursing Studies). Salah satu efek kemoterapi yang sering terjadi dan dirasakan sangat mengganggu pasien salah satunya mual muntah. Sifat emetogenik atau kemampuan menyebabkan mual muntah tergantung pada jenis, dosis, rute pemberian, dan jumlah agen kemoterapi dalam suatu terapi kombinasi (National Cancer Institute (2022). Mmual muntah yang di rasakan dapat menurunkan kualitas hidup pasien dan terkadang membuat pasien ingin berhenti menjalani kemoterapi, (Nindya Shinta R., Bakti Surarso. 2016). Mual dimediasi melalui sistem saraf otonom. Muntah terjadi akibat rangsangan refleks kompleks yang mencakup konvergensi rangsangan aferen, sebagai zona pemicu kemoreseptor (Chemoreceptor Trigger Zone /CTZ), (Wickham R. 2012).

Downloads

Published

2024-05-30

Issue

Section

Articles