Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gastritis
DOI:
https://doi.org/10.5281/ekymrm27Keywords:
Gastritis, Mukosa Lambung, PrevalensiAbstract
Gastritis merupakan suatu keadaan dimana terdapat peradangan pada mukosa lambung. Di Amerika Serikat, gastritis menyebabkan berkisar 1,8-2,1 juta pasien gastritis berkunjung ke dokter setiap tahunnya. Berdasarkan basis data administratif nasional (2009 2011) menunjukkan prevalensi sebesar 6,3 per 100.000 populasi untuk gastritis eosinofilik dan 3,3 per 100.000 populasi untuk kolitis eosinofilik dimana wanita lebih sering terkena (Sarah et al, 2023). Gastritis mengenai semua kelompok usia tetapi, kondisi ini secara umum terjadi pada orang yang berusia lebih dari 60 tahun. Di populasi Barat, penurunan insidensi gastritis infeksi diduga disebabkan oleh peningkatan prevalensi gastritis autoimun. Gastritis autoimun seringkali terjadi pada wanita dan individu yang lebih tua, dengan perkiraan angka berkisar antara 2% sampai 5%. Pada negara-negara yang sedang berkembang, penyakit gastritis terdapat pada usia dini dan pada negara maju sebagian besar dijumpai pada usia tua. Berdasarkan Data Profil Kesehatan Indonesia terhadap sepuluh penyakit terbanyak di rumah sakit di Indonesia, pada pasien rawat inap gastritis berada pada posisi keenam dengan jumlah kasus sebesar 330.580 kasus dan terdapat 60,86% terjadi pada perempuan. Pasien gastritis rawat jalan gastritis berada pada posisi ketujuh dengan jumlah kasus 201.083 kasus dimana 77,74% terjadi pada jenis kelamin perempuan (Depkes RI, 2016)
