Asuhan Keperawatan Pada Syok Hemoragik

Authors

  • Tria Prasetya Hadi STIKES Wira Husada Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/39c79k02

Keywords:

Syok Hemoragik, Oksigen, Kehilangan Darah

Abstract

Syok terjadi ketika perfusi jaringan yang tidak memadai terjadi karena ketidakseimbangan antara kemampuan tubuh untuk memberikan oksigen kepada jaringan dan jumlah oksigen yang dibutuhkannya. Syok hipovolemik, kardiogenik, obstruktif, dan distributif adalah empat kategori yang dikenal secara klasik. Syok hipovolemik terjadi ketika volume intravaskular menurun hingga gangguan kardiovaskular. Ini dapat terjadi karena dehidrasi berat karena berbagai alasan atau karena kehilangan darah. Pada materi ini akan membahas syok hemoragik, yang merupakan bagian dari syok hipovolemik. S

Syok hemoragik terjadi ketika tubuh kehilangan banyak darah, baik karena darah keluar dari tubuh maupun terkumpul di dalam rongga tubuh. Kehilangan darah ini membuat volume cairan dalam pembuluh darah berkurang sehingga jaringan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Kondisi ini termasuk dalam syok hipovolemik. Jika perdarahan tidak segera dihentikan, kekurangan oksigen yang terjadi bisa berujung pada kematian (Gutierrez et al., 2004).

Downloads

Published

2025-11-27

Issue

Section

Articles