STRATEGI KOPING, KECEMASAN, EFIKASI DIRI, RESILIENSI PADA REMAJA DALAM MASA PANDEMI COVID 19
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.15897907Keywords:
koping, kecemasan, efikasi diri, resiliensi, remaja, pandemiAbstract
COVID-19 adalah penyakit menular, membuat stres banyak orang, dan mengakibatkan yang sakit dan meninggal dunia. Sejak pandemi diumumkan secara resmi pada bulan Maret tahun 2020, lebih dari lima juta orang meninggal karena COVID-19 di seluruh dunia (per Desember 2021) dan setidaknya 262.000.000 orang telah terinfeksi (World Health Organization, 2020).
Menurut PHEOC Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 13 juni 2020 Secara global ,kasus konfirmasi 7.410.510, Meninggal 418.294 5,6 %), Di Regional untuk Asia Tenggara data konfirmasi 422.825 Meninggal 11.645 (2,8%) sedangkan di Indonesia Kasus konfirmasi 37,420, meninggal 2,091 (5,6%), dan sembuh 13,776 (36,8 %), 128 kabupaten/kota yang sudah terhjadi transmisi local. (kemenkes RI, 2020), Menurut Data dari Gugus tugas percepatan penanganan covid 19 propinsi NTT total pasien covid 19: 108 orang. Terdiri dari 33 kasus di kota kupang, 27 kasus di kabupaten Sikka, 16 kasus di
Maggarai Barat, 12 Kasus di kabupaten ende, 8 kasus di Sumba , 4 kasus di TTS, 3 kasus di nagekeo, 2 kasus di Flores Timur dan 1 kasus di manggarai.
