AKTIVITAS FISIK, PENGELOLAAN BERAT BADAN, DAN PERUBAHAN PERILAKU PADA HIPERTENSI
DOI:
https://doi.org/10.5281/xqq2w222Abstract
Hipertensi tetap menjadi salah satu masalah kesehatan kronis dengan dampak terbesar terhadap penyakit kardiovaskular, stroke, dan gangguan ginjal. World Health Organization (WHO, 2025) memperkirakan sekitar 1,4 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun hidup dengan hipertensi pada 2024, setara dengan sekitar sepertiga populasi pada kelompok usia tersebut. Hanya sekitar 23% orang dewasa dengan hipertensi yang mencapai kendali tekanan darah. Beban ini juga penting di Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia 2023 melaporkan prevalensi hipertensi pada penduduk dewasa berdasarkan pengukuran sebesar 30,8% (Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, 2024). Data tersebut menunjukkan bahwa pengendalian hipertensi tidak cukup berfokus pada pemberian obat. Upaya pencegahan progresivitas dan pengendalian risiko harus menjangkau perilaku sehari-hari yang menentukan aktivitas fisik, keseimbangan energi, berat badan, dan kepatuhan terhadap rencana terapi.
