Farmakoterapi Berbasis Bukti : Pemilihan Obat Lini Pertama, Kombinasi, Titrasinya dan Monitoring Efek Samping Pada Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.5281/82wh3229Abstract
Pemilihan obat lini pertama untuk hipertensi harus bertumpu pada tiga dasar utama, yaitu bukti ilmiah terbaik, karakteristik klinis pasien, dan target terapi jangka panjang. Dalam praktik, tujuan terapi bukan hanya menurunkan angka tekanan darah, tetapi juga menurunkan risiko stroke, infark miokard, gagal jantung, penyakit ginjal kronik, dan kematian kardiovaskular. Pedoman ESC 2024 menegaskan bahwa tata laksana hipertensi modern harus bersifat sederhana, terstruktur, dan berpusat pada pasien. Sementara itu, WHO menekankan bahwa pilihan terapi awal harus mengutamakan efektivitas, keamanan, ketersediaan, serta kemudahan implementasi dalam layanan rutin (McEvoy et al., 2024; World Health Organization [WHO], 2021).
