KEAMANAN PANGAN HIGIENE DAN SANITASI DALAM PENGOLAHAN MAKANAN
DOI:
https://doi.org/10.5281/yh7sb676Keywords:
Keamanan Pangan, Cemaran Pangan, Industri Pangan, Rantai Pasok Pangan, Pengolahan MakananAbstract
Pangan merupakan salah satu kebutuhan esensial yang menopang kehidupan manusia. Seiring berkembangnya era modernisasi, pola konsumsi dan rantai pasok pangan global telah mengalami transformasi yang sangat signifikan. Makanan tidak lagi hanya diproduksi dan dikonsumsi secara lokal dalam lingkup rumah tangga, melainkan
didistribusikan melalui jaringan industri pangan yang kompleks dari hulu ke hilir (farm- to-table). Kompleksitas proses pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian makanan di era modern ini membawa tantangan baru terhadap jaminan keamanan pangan (food safety) (Marriott et al., 2018).
Keamanan pangan didefinisikan sebagai kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan tiga cemaran utama, yaitu cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia (Badan Pengawas Obat dan Makanan, 2019). Dalam dunia pengolahan makanan—baik skala industri manufaktur maupun jasa boga (food
service)—keamanan pangan bukan sekadar pelengkap kualitas, melainkan prasyarat mutlak yang tidak dapat ditawar. Pangan yang tampak menarik secara visual dan lezat secara cita rasa menjadi tidak bernilai apabila tidak aman untuk dikonsumsi
