Kuliner untuk Penyakit Ginjal (PGK): Manajemen Protein, Natrium, Kalium, Fosfor dalam Resep Praktis

Authors

  • Fitriani, SKM, MKM, Dietisien Poltekkes Kemenkes Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/eexc0522

Keywords:

Penyakit ginjal kronik, Diet ginjal, Manajemen protein

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) adalah kondisi ketika ginjal mengalami kerusakan struktur atau fungsi yang menetap selama lebih dari tiga bulan dan akibatnya tidak lagi mampu menyaring darah sebagaimana mestinya. Ketika kemampuan filtrasi ini menurun, sisa metabolisme dan cairan berlebih dapat menumpuk di dalam tubuh. PGK umumnya berkembang perlahan, dan walaupun pada fase awal sering tidak menimbulkan gejala yang jelas, kondisi ini dapat terus memburuk bila faktor risikonya tidak dikendalikan. Secara fisiologis, ginjal memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar membentuk urin. Ginjal berfungsi menyaring darah, membuang zat sisa, mengatur cairan tubuh, menjaga keseimbangan asam basa, serta mempertahankan kadar mineral penting seperti natrium, kalium, dan fosfor dalam batas normal. Selain itu, ginjal juga menghasilkan hormon yang berperan dalam pengaturan tekanan darah, pembentukan sel darah merah, dan kesehatan tulang. Karena itu, ketika ginjal mengalami gangguan kronik, dampaknya tidak hanya muncul pada saluran kemih, tetapi juga pada metabolisme, status gizi, sistem kardiovaskular, dan kesehatan tulang pasien.

Downloads

Published

2026-04-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kuliner untuk Penyakit Ginjal (PGK): Manajemen Protein, Natrium, Kalium, Fosfor dalam Resep Praktis. (2026). Book Chapter of Culinary Nutrition, 2(2). https://doi.org/10.5281/eexc0522