Edukasi Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Melitus

Authors

  • Yourisna Pasambo, Ners, M.Kes Poltekkes Kemenkes Manado Author

Keywords:

Diabetes Mellitus, Perawatan Kaki Diabetik, Edukasi Perawatan Kaki

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang menjadi masalah kesehatan global dengan berbagai komplikasi jangka panjang, salah satunya adalah kaki diabetik. Komplikasi ini meliputi ulkus kaki, infeksi, gangren, hingga amputasi, yang sebagian besar diawali oleh neuropati perifer dan gangguan sirkulasi darah (Kumbhar & Bhatia, 2024). Ulkus kaki diabetik bahkan dilaporkan menjadi penyebab utama amputasi ekstremitas bawah non-traumatik di seluruh dunia (Hingorani et al., 2016). Secara epidemiologis, kejadian ulkus kaki pada pasien DM berkisar antara 4–10%, dengan risiko seumur hidup mencapai 25%. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kualitas hidup pasien, tetapi juga meningkatkan beban ekonomi dan sistem pelayanan kesehatan secara signifikan (WUWHS, 2016). Meskipun demikian, sebagian besar komplikasi kaki diabetik sebenarnya dapat dicegah melalui perawatan kaki yang tepat. Intervensi pencegahan, khususnya edukasi perawatan kaki, terbukti efektif dalam menurunkan risiko ulkus kaki diabetik. Meta-analisis terbaru menunjukkan bahwa edukasi dapat menurunkan risiko ulkus hingga sekitar 46% (OR 0.54), serta berkontribusi dalam penurunan angka amputasi (Adiewere et al., 2018; Drovandi et al., 2024a). Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan praktik perawatan kaki pada pasien DM masih rendah, terutama di negara berkembang dan daerah dengan akses layanan kesehatan terbatas (Azmi et al., 2020; Chiwanga & Njelekela, 2015; Dhandapani et al., 2022; Khan et al., 2020). Oleh karena itu, edukasi perawatan kaki menjadi komponen penting dalam manajemen DM untuk meningkatkan kemampuan self-care pasien serta mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat.

Downloads

Published

2026-05-13

Issue

Section

Articles