Patofisiologi Hiperglikemia Pada Diabetes Melitus

Authors

  • apt. Salmah Handayani Lubis, S.Farm., M.Si. Universitas Tjut Nyak Dhien Author

Keywords:

Diabetes Melitus, Hiperglikemia, Patofisiologi Diabetes

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah secara menetap atau hiperglikemia. Kondisi ini terjadi sebagai akibat gangguan sekresi insulin, resistensi terhadap insulin, maupun kombinasi keduanya, sehingga menimbulkan ketidakseimbangan dalam metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein (Goyal et al., 2023). Hiperglikemia sebagai karakteristik utama diabetes, apabila berlangsung dalam jangka panjang, dapat memicu berbagai komplikasi kronis, seperti retinopati, nefropati, neuropati, serta penyakit kardiovaskular (Goyal et al., 2023). Secara global, diabetes melitus menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang terus menunjukkan peningkatan prevalensi. Hal ini berkaitan dengan perubahan pola hidup, meningkatnya angka obesitas, serta bertambahnya usia populasi. Gangguan metabolik ini melibatkan mekanisme patofisiologi yang kompleks, mencakup disfungsi sel β pankreas, gangguan pada jaringan perifer, serta ketidakseimbangan regulasi hormonal yang berperan dalam menjaga homeostasis glukosa (Lima et al., 2022). Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif mengenai patofisiologi hiperglikemia menjadi sangat penting dalam upaya pencegahan dan penatalaksanaan diabetes secara optimal.

Downloads

Published

2026-05-13

Issue

Section

Articles