Anemia pada Anak
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.15893137Keywords:
Anemia, Anak, Anemia Pada AnakAbstract
Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang signifikan, terutama pada anak-anak. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), anemia pada anak-anak dapat menyebabkan gangguan perkembangan kognitif, penurunan daya tahan tubuh, dan peningkatan risiko morbiditas. Penyebab utama anemia pada anak secara global adalah defisiensi zat besi, yang sering kali disebabkan oleh asupan makanan yang tidak mencukupi dan infeksi kronis. (WHO, 2021). Jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin dalam darah berada yang di bawah batas normal sesuai dengan usia anak. Rendahnya konsentrasi hemoglobin atau hematokrit disebabkan oleh rendahnya produksi sel darah merah (eritrosit) dan Hemoglobin, dan meningkatnya kerusakan eritrosit (hemolisis), atau kehilangan darah yang berlebihan. Hemoglobin berperan penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Anak-anak dengan anemia mengalami kekurangan oksigen di jaringan tubuhnya yang dapat berdampak pada pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan daya tahan tubuh. (Balarajan, & Subramanian, (2019)).
