KONSEP DASAR ANEMIA DALAM KEHAMILAN
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.15893407Keywords:
KONSEP DASAR, KEHAMILAN, ANEMIAAbstract
Anemia merupakan suatu kondisi medis yang menggambarkan rendahnya kadar haemoglobin (hb) di dalam darah. Dengan kata lain seseorang dikatakan mengalami anemia apabila kadar hb didalam darah lebih rendah dari batas normal. Menurut Pittara (2024) bahwa anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat atau ketika sel darah merah tidak berfungsi dengan baik, sehingga jumlah sel darah merah tidak mencukupi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Hal senada dikemukakan oleh Wibowo, Irwinda dan Hiksas, 2021 yang mendefisnisikan anemia merupakan keadaan tidak mencukupinya eritrosit atau hb yang beredar tidak dapat memenuhi fungsinya untuk mengantarkan kebutuhan oksigen jaringan. Anemia juga dapat diartikan sebagai suatu keadaan menurunnya kadar hb, hematokrit dan jumlah eritrosit dibawah nilai normal. Hb yaitu protein dalam sel darah merah yang berfungsi untuk membawa oksigen dan nutrisi dalam peredaran darah ke jaringan tubuh. Orang dewasa dikatakan menderita anemia apabila kadar hemoglobinnya di bawah 14 gram per desiliter untuk laki-laki dan kurang dari 12 gram per desiliter untuk perempuan. Anemia juga dapat diartikan sebagai kondisi dimana sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh. Kebutuhan fisiologis tersebut berbeda pada setiap orang, hal ini dapat dipengaruhi oleh jenis kelamin, tempat tinggal, perilaku merokok, dan tahap kehamilan. b) Konsep Dasar Anemia Dalam Kehamilan
