Pengelolaan Anemia pada Remaja Putri Melalui Pendekatan Herbal

Authors

  • Suratmi Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.15893896

Keywords:

anemia, remaja, putri, pendekatan herbal

Abstract

Kementerian Kesehatan memiliki visi yang menjadi acuan dalam setiap programnya yaitu menciptakan manusia yang sehat, produktif, mandiri dan berkeadilan dengan misi untuk menurunkan AKI dan AKB, menurunkan angka stunting pada balita, memperbaiki pengelolaan Jaminan Kesehatan Nasional dan meningkatkan kemandirian dan penggunaan produk farmasi dan alat kesehatan dalam negeri (Kementrian Kesehatan RI, 2024). Tema tentang kematian Ibu dan bayi telah lama menjadi diskusi diberbagai kalangan termasuk juga upaya penanganannya sampai saat ini yang terus dilakukkan. Harapannya AKI dan AKB terus menurun mendekati capain angka yang ditargetkan SDGs hingga kurang dari 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Rencana Pembangun Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Indonesia menargetkan AKI sebanyak 183 kematian per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2024 (Kemenkes RI, 2020) Demikian halnya dengan stunting. Pemerintah terus memberikan perhatian karena hingga saat ini prevalensi stunting masih cukup tinggi. Walaupun hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dinyatakan bahwa angka stunting di Indonesia turun dari 24,4% (2021) menjadi 21,6% (2022) namun stunting masih merupakan masalah kesehatan yang harus ditangani secara serius (Tarmizi, 2023). Kerusakan fisik dan neurokognitif sebagai dampak dari stunting tidak dapat diperbaiki (Soliman et al., 2021) dan ini merupakan hambatan utama bagi pembangunan manusia (Beal et al., 2018). Pada misi kementerian kesehatan tentang upaya meningkatkan kemandirian dan penggunaan produk farmasi dan alat kesehatan dalam negeri juga telah mulai digalakkan.

Downloads

Published

2024-10-09

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pengelolaan Anemia pada Remaja Putri Melalui Pendekatan Herbal. (2024). Book Chapter of Anemia, 1(1). https://doi.org/10.5281/zenodo.15893896