Konsep Remaja

Authors

  • Mikawati,SKp,M.Kes Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.15894046

Keywords:

remaja

Abstract

Remaja merupakan populasi yang besar berdasarkan data demografi dunia. Menurut World Health Organization (WHO) sekitar seperlima dari penduduk dunia merupakan remaja yang berumur 10 - 19 tahun. Sekitar Sembilan ratus jutanya berada di negara berkembang. Data demografi di Asia pasifik jumlah penduduknya merupakan 60% dari penduduk dunia, seperlimanya merupakan remaja berusia 10 - 19 tahun. remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10–19 tahun (Kementrian kesehatan RI., 2013). Sebagaimana terungkap melalui hasil survei, penduduk Indonesia September 2020 sebanyak 270,20 juta jiwa atau bertambah 32,56 juta jiwa yang didominasi usia produktif (15-64 tahun) dengan jumlah mencapai 191,08 juta jiwa (70,72%). Jumlah itu jauh melampaui jumlah penduduk usia muda (0-14 tahun) sebanyak 63,03 juta jiwa (23,33%), dan penduduk lanjut usia (65 tahun ke atas) sebanyak 16,07 juta jiwa (5,95%) (Novrizaldi, 2021) : jumlah populasi yang cukup besar yaitu 18,3% dari total penduduk (> 43 juta), keunikan dalam pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun sosial di mana mereka memasuki masa yang penuh dengan strorm and stress, yaitu masa Pubertas (Wulandari, 2014). Masa remaja merupakan salah satu fase kehidupan saat fungsi fisik hampir mencapai puncaknya. Pada periode ini kesehatan fisik mencapai titik optimal, akan membentuk pola kesehatan di masa dewasa (Sawyer et al., 2012) Dalam skala global, Kesehatan remaja menempati posisi penting. Seperempat penduduk dunia berada dalam segmen remaja 10 – 24 tahun. Status kesehatan remaja masa kini akan menentukan gambaran status kesehatan penduduk dewasa dalam dekade beri- kutnya. Walaupun mereka mempunyai kesempatan memperoleh status kesehatan optimal, ternyata perilaku mereka tidak selalu mendukungnya. Penggunaan tembakau, penyalah gunaan napza, termasuk alkohol diawali pada usia ini. Kematian karena kecelakaan menempati urutan tertinggi pada golongan usia remaja. Perilaku berisiko yang dilakukan pada masa remaja, sangat berpengaruh pada kejadian penyakit kronis dalam dekade berikutnya (Isfandari & Lolong, 2014)

Downloads

Published

2024-10-09

Issue

Section

Articles