Homeostasis Besi Modern: Peran HepcidinFerroportin dan Implikasi Klinis

Authors

  • Dr. Farida Tandi Bara, S.Si.T., M. Keb STIKes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/fydqnv56

Abstract

Homeostasis besi sistemik pada mamalia merupakan proses regulasi yang sangat ketat. Hal ini disebabkan oleh sifat zat besi yang “bermata dua”, di satu sisi berperan sebagai kofaktor enzimatik esensial dalam eritropoiesis dan metabolisme sel, namun di sisi lain berpotensi menimbulkan efek sitotoksik melalui pembentukan radikal bebas dan stres oksidatif. Oleh karena itu, tubuh harus menjaga kadar besi dalam rentang yang optimal, cukup untuk kebutuhan fisiologis, tetapi tidak berlebihan. Berbeda dengan mineral lain, tubuh manusia tidak memiliki mekanisme ekskresi aktif yang terkontrol untuk membuang kelebihan besi. Konsekuensinya, keseimbangan besi sangat bergantung pada pengaturan ketat terhadap absorpsi dan distribusinya. Mekanisme sentral dalam regulasi ini adalah poros hepcidin–ferroportin, yang berfungsi mengendalikan aliran (fluks) besi dari sel ke sirkulasi.

Downloads

Published

2026-04-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

Homeostasis Besi Modern: Peran HepcidinFerroportin dan Implikasi Klinis. (2026). Book Chapter of Anemia, 2(2). https://doi.org/10.5281/fydqnv56