Anemia dan Malaria Pada Kehamilan

Authors

  • Diyah Astuti Nurfa’izah Optimal Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/qn56x252

Keywords:

Anemia , Hamil

Abstract

Kehamilan merupakan periode kritis dalam kehidupan seorang perempuan yang 
membutuhkan perhatian khusus dari segi kesehatan, karena beresiko terjadi kompilkasi 
bagi ibu maupun janin. Selama masa kehamilan, tubuh ibu mengalami berbagai perubahan 
fisiologis yang meningkatkan kebutuhan nutrisi namun menurunkan daya tahan tubuh, 
sehingga ibu hamil menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit infeksi dan kondisi 
defisiensi. Dua kondisi yang paling sering terjadi di daerah endemik dan memiliki dampak 
besar terhadap kesehatan ibu dan bayi adalah anemia dan malaria. 
Anemia dan malaria merupakan salah satu masalah kesehatan bagi masyarakat, 
terutama di negara-negara berkembang dengan sumber daya kesehatan yang terbatas. 
Keduanya sering kali terjadi pada ibu hamil secara bersamaan dan saling mempengaruhi, 
terutama di daerah endemis malaria dan wilayah dengan angka kejadian anemia yang tinggi. 
World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa lebih dari 40% ibu hamil di 
dunia mengalami anemia, dan jutaan lainnya terinfeksi malaria setiap tahun selama masa 
kehamilan.

Downloads

Published

2026-02-03

Issue

Section

Articles

How to Cite

Anemia dan Malaria Pada Kehamilan. (2026). Book Chapter of Anemia, 2(1). https://doi.org/10.5281/qn56x252