GIZI DAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN SESUAI USIA ANAK
DOI:
https://doi.org/10.67717/nehcjq59Abstract
Seribu hari pertama kehidupan, terhitung sejak masa konsepsi hingga anak berusia dua tahun, merupakan periode emas sekaligus periode kritis yang menentukan kualitas pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak sepanjang hidupnya. Terpenuhinya kecukupan gizi balita merupakan salah satu faktor utama dari pondasi dasar kualitas hidup tersebut. Pemenuhan kebutuhan asupan gizi pada anak sangat bergantung pada ketepatan pola asuh makan yang anak terima, mencakup jenis, jumlah, tekstur, waktu makan, responsivitas, termasuk praktik yang dilakukan dalam pemberian makan. Usia anak 6-23 bulan menempati posisi yang unik dalam hal makan. Di satu sisi, anak sedang belajar menerima makanan sehat dan membentuk pola makan jangka panjang, tetapi pada saat yang sama berada pada puncak risiko gagal tumbuh dan kekurangan zat gizi (WHO, 2023). Untuk itu, kualitas MP-ASI bukan sekadar urusan dapur keluarga, melainkan salah satu faktor penting status gizi dan tumbuh kembang anak.
