Perlindungan Anak dalam Praktik Kesehatan: Deteksi Kekerasan/Neglect, Pelaporan, dan Pendekatan Trauma-Informed
DOI:
https://doi.org/10.5281/z1drnc72Abstract
Anak merupakan kelompok penduduk yang memiliki posisi strategis dalam
pembangunan suatu bangsa karena mereka merupakan generasi penerus yang akan
menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Dalam konteks pembangunan
nasional, perlindungan anak menjadi agenda penting karena keberhasilan pembangunan
jangka panjang sangat bergantung pada kualitas tumbuh kembang anak yang sehat, aman,
dan terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan maupun eksploitasi.
Kekerasan terhadap anak merupakan masalah global yang bersifat lintas negara, budaya,
dan tingkat ekonomi. Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO)
memperkirakan bahwa sekitar 1 dari 2 anak di dunia pernah mengalami setidaknya satu
bentuk kekerasan, baik fisik, seksual, emosional, maupun penelantaran setiap tahunnya
(WHO, 2020). Kekerasan ini sering terjadi di lingkungan yang seharusnya aman bagi anak,
seperti rumah, sekolah, dan komunitas.
